11/04/2021

Baby Cakes NYC – Informasi Dan Berita Dunia Kesehatan Terbaru

Tpis dan Trik Hidup Sehat, Seputar Kesehatan, Berita Tentang Kesehatan Terbaru dan Update Kumpulan berita seputar kesehatan Setiap Hari

Hal yang Perlu Diketahui tentang Vaksin Flu

www.babycakesnyc.comHal yang Perlu Diketahui tentang Vaksin Flu! Saat seseorang masih bayi atau anak-anak, hampir semua vaksin akan memberikan kekebalan seumur hidup. Namun hal ini tidak berlaku untuk vaksin flu, karena vaksin tersebut harus divaksinasi setahun sekali. Ini karena virus yang menyebar berkembang pesat dan bermutasi setiap tahun. Oleh karena itu, vaksin flu yang diberikan telah ditingkatkan untuk melindungi orang dari virus flu.Penelitian telah menunjukkan bahwa itu adalah yang paling umum pada tahun itu.

Vaksin flu akan menyebabkan antibodi meningkat di dalam tubuh sekitar dua minggu setelah vaksinasi. Antibodi ini dapat melindungi tubuh manusia dari infeksi virus, dan vaksin influenza juga memiliki jenis dan fungsi yang berbeda. Simak beberapa fakta seputar vaksin flu di bawah ini, ya!

Mengenal Jenis Jenis Vaksin Flu

Menurut data Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit, vaksin influenza dibagi menjadi dua kategori. Kebanyakan orang mendapatkan vaksin quadrivalent yang dapat melindungi dari empat virus influenza, yaitu dua virus influenza A (H1N1 dan H3N2) dan dua strain influenza B, sedangkan vaksin lainnya adalah vaksin trivalen, yang dapat melindungi Anda dari ketiga virus influenza tersebut. Dua virus: influenza A (H1N1 dan H3N2) dan strain influenza B (Yamagata atau Victoria).

Baca Juga: Bahaya Tidur Berlebihan, Dapat Menganggu Kesehatan

Kategori kuadrivalen dan trivalen mencakup berbagai pilihan vaksin, termasuk vaksin yang tidak aktif (virus yang digunakan telah dimatikan), vaksin rekombinan (produksi sintetis, bebas virus) dan vaksin hidup yang dilemahkan (semprotan hidung yang mengandung virus yang dilemahkan)). Saat ini di Indonesia vaksin tetravalen dan trivalen yang tersedia adalah vaksin inaktif yang dapat digunakan untuk anak usia 6 bulan, dewasa dan lansia.

Mengenal Bahan-Bahan dalam Vaksin Flu

Anda perlu memahami beberapa bahan yang digunakan dalam vaksin, antara lain:

  • Protein telur. Banyak vaksin flu dibuat dengan menumbuhkan virus dalam telur yang telah dibuahi. Dengan kata lain, mereka mengandung sangat sedikit protein telur.
  • Pengawet. Pembuat vaksin menambah pengawet thimerosal dalam botol vaksin multi-dosis. Thiomersal menghentikan bakteri & jamur berbahaya memasuki vial setiap kali digunakan. Thiomersal mengandung merkuri, yang mungkin beracun dalam dosis besar, tapi sangat aman. Jika Anda khawatir, Anda juga dapat menggunakan vaksin flu bebas thimerosal.
  • Penstabil. Sukrosa, sorbitol dan monosodium glutamat (MSG) digunakan untuk menjaga kestabilan vaksin. Mereka dapat mencegah vaksin kehilangan keefektifannya, bahkan ketika terkena panas dan cahaya.
  • Antibiotik. Neomisin, gentamisin, dan antibiotik lain ditambahkan dalam jumlah kecil. Mereka berfungsi untuk mencegah bakteri mengkontaminasi vaksin.
  • Polisorbat 80. Pengemulsi dapat mencegah pemisahan vaksin. Dalam vaksin, Polysorbate 80 mendistribusikan semua bahan secara merata. Walaupun dosis besar bisa mengakibatkan sejumlah orang bereaksi, vaksin flu cuma digunakan dalam dosis yang sangat kecil.
  • Senyawa Formaldehida ditemukan pada produk rumah tangga, mulai dari lem & perekat yang lain sampai furnitur dari kayu yang ditekan. Formaldehida adalah gas yang larut dalam air yang dapat digunakan dalam vaksin influenza untuk menonaktifkan virus influenza. Kandungan formaldehida residu dalam vaksin (seperti vaksin influenza) jauh lebih rendah daripada kandungan formaldehida alami dalam tubuh manusia. Jumlah formaldehida yang tersisa dalam vaksin biasanya cukup aman dan tidak ada hubungannya dengan kanker.

Efek Samping Vaksin Flu
Terdapat banyak kasus, vaksin flu hanya menyebabkan efek samping yang ringan. Sejumlah orang ada yang melapor soal sejumlah efek samping yang dapat terjadi, seperti:

  • Kemerahan, rasa nyeri, dan bengkak kulit di sekitar suntikan.
  • Demam.
  • Kelelahan.
  • Sakit kepala

Akan tetapi, kamu perlu segera menghubungi dokter apabila mengalami salah satu efek samping yang lebih serius, misalnya saja:

  • Kesulitan bernapas atau mengi.
  • Pembengkakan pada mata atau bibir.
  • Gatal-gatal.
  • Kelemahan.
  • Detak jantung meningkat.
  • Pusing.

Apa Saja Jenis Vaksin Flu yang Tersedia?

Influenza adalah infeksi saluran pernapasan yang dapat menyebabkan komplikasi serius, terutama pada anak kecil dan penderita penyakit tertentu. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) merekomendasikan bahwa setiap orang yang berusia di atas enam bulan harus mendapatkan vaksin flu setiap tahun.

Berikut ini adalah jenis-jenis vaksin influenza yang tersedia di Indonesia:

  • Vaksin influenza trivalen. Vaksin influenza trivalen dirancang untuk mencegah tiga virus influenza yang berbeda.
  • Vaksin influenza kuadrivalen. Vaksin influenza quadrivalent dirancang untuk mencegah empat virus influenza yang berbeda.

Apa perbedaan antara vaksin influenza trivalen dan quadrivalent?

Pada mulanya semua vaksin influenza merupakan vaksin trivalen, yang hanya dapat melindungi tubuh manusia dari tiga virus influenza, yaitu dua virus influenza A dan satu virus influenza B; walaupun influenza B memiliki dua garis keturunan, namun tiga vaksin Berharga hanya dapat mencegah satu.

Oleh karena itu, peneliti telah mengembangkan vaksin quadrivalent yang dapat melindungi tubuh manusia dari empat virus influenza, yaitu dua virus influenza A dan dua virus influenza B untuk memberikan perlindungan yang lebih luas.

Oleh karena itu, perlindungan yang lebih luas merupakan perbedaan yang signifikan antara vaksin influenza trivalen dan kuadrivalen.

Mengapa kita membutuhkan vaksin flu?

Setelah mendapatkan vaksin flu, mungkin perlu waktu hingga dua minggu untuk memperkuat kekebalan Anda. Ada banyak jenis virus influenza. Mereka terus bermutasi dan berubah. Vaksin flu musiman juga diganti setahun sekali untuk mengakomodasi penelitian ketiga strain virus. Penelitian telah menunjukkan bahwa ketiga jenis virus ini akan menjadi yang paling umum pada musim flu yang akan datang. Untuk menghindari risiko yang tidak perlu, Anda perlu membeli vaksin baru setiap tahun agar tetap aman.

Faktanya, Anda bisa masuk angin kapan saja sepanjang tahun, namun musim flu terjadi saat pergantian musim dari musim kemarau ke musim hujan. Infeksi memuncak antara November dan Maret.

Persiapkan Hal Ini Sebelum Lakukan Vaksin Flu

Badan Kesehatan Dunia (WHO) saat ini menyatakan bahwa vaksin influenza merupakan vaksin yang penting dalam suatu pandemi. Pasalnya, vaksin flu dipercaya dapat mengurangi risiko memburuknya kesehatan pasien COVID-19. Jadi, siapa yang bisa mendapatkan vaksin flu? Pelajari lebih lanjut tentang vaksin flu dan apa saja yang perlu Anda persiapkan saat bersiap menerima vaksin flu Tidak ada yang salah dengan hal itu, nih!

Vaksin Flu dan COVID-19

Banyak orang yang masih percaya bahwa flu adalah penyakit ringan yang dapat diatasi dengan memenuhi kebutuhan istirahatnya. Padahal, influenza merupakan penyakit yang tidak bisa dianggap remeh karena bisa menimbulkan komplikasi kesehatan yang serius.

Mencegah flu sebenarnya bisa dilakukan dengan banyak cara mudahnya, seperti tangan sering dicuci, memakai masker di tempat orang banyak, dan menggunakan penutup mulut-hidung saat bersin atau batuk.

Tak hanya itu, penggunaan vaksin flu juga bisa mencegah flu. Vaksin flu menyebabkan antibodi berkembang di dalam tubuh. Antibodi yang berkembang dapat memberikan perlindungan terhadap infeksi virus influenza.

Vaksin influenza dianggap vaksin yang cukup penting tersedia bagi setiap masyarakat karena penyebaran virus influenza dinilai sangat mudah. Padahal, dalam situasi pandemi saat ini, vaksin flu dianggap perlu untuk mencegah gejala COVID-19 semakin parah. Padahal vaksin flu bukanlah vaksin yang bisa digunakan untuk mencegah COVID-19.

Persiapan Sebelum Memperoleh Vaksin Flu

Terdapat sejumlah orang yang membutuhkan vaksin flu, seperti orang lanjut usia, bayi berusia enam bulan hingga lima tahun, ibu hamil, dan tenaga medis yang menderita penyakit kronis. Sebaiknya Anda mempersiapkan kondisi kesehatan terbaik sebelum mendapatkan vaksin flu.

Vaksin flu tidak dapat diterima oleh siapa pun. Bayi di bawah 6 bulan tidak dianjurkan untuk mendapatkan vaksin flu. Selain itu, penderita reaksi alergi juga perlu berdiskusi dengan dokter sebelum mendapatkan vaksin flu. Ini karena vaksin flu mengandung beberapa bahan yang dapat memicu reaksi alergi.

Selain itu, riwayat kesehatan seseorang diperlukan sebelum mendapatkan vaksin flu. Ketika Anda merasa tidak enak badan atau sakit, sebaiknya vaksinasi flu ditunda sampai kesehatan Anda kembali pada kondisi terbaiknya. Untuk ini, Anda harus sehat sebelum mendapatkan vaksin flu.

Kenali Jenis Vaksin Flu

Dua jenis vaksin flu dapat disediakan. Dengan suntikan dan semprotan hidung (disemprotkan melalui hidung). Vaksin flu yang disuntikkan mengandung virus yang telah dimatikan. Ada juga dua jenis vaksin flu suntik, yaitu trivalent dan quadrivalent.

Baca Juga: 8 Laptop Gaming Terbaik di Dunia pada Tahun 2021

Trivalent berisi dua jenis virus, yaitu influenza A dan B, dan quadrivalent berisi dua jenis virus influenza A dan dua jenis virus influenza B. Namun, meski berbeda kandungannya, jangan khawatir, dua jenis suntikan Manfaat dari vaksin flu ini adalah sama.

Pada saat yang sama, semprotan hidung mengandung virus yang dilemahkan. Vaksin flu ini hanya bisa diminum oleh orang dengan kondisi kesehatan terbaik. Selain itu, usia donasi hanya 2-49 tahun. Wanita hamil dan orang dengan penyakit sistem kekebalan sebaiknya tidak menerima vaksin flu semprotan hidung.

Komplikasi Penyakit Ini Bisa Dihindari dengan Vaksin Flu

Banyak orang meremehkan flu. Penyakit ini umumnya dianggap mirip dengan flu biasa dan batuk, sehingga pengobatannya diabaikan. Influenza merupakan penyakit kesehatan yang menyerang sistem pernafasan yang disebabkan oleh virus influenza.

Berbeda dengan flu biasa, gejala flu bisa datang secara tiba-tiba dan disertai gejala seperti demam, pilek, batuk, sakit kepala, lemas, dan nyeri otot. Segera cari pertolongan medis dan lakukan tes ketika gejala memburuk. Influenza yang tidak ditangani dengan baik dapat menyebabkan berbagai komplikasi kesehatan.

Tapi jangan khawatir, pengobatan yang tepat bisa mengatasi flu. Selain itu, setiap tahun dapat dilakukan vaksinasi influenza secara rutin untuk mencegah komplikasi. Yuk, simak informasi lebih lengkap seputar vaksin flu di sini!

Kenali Penyakit Flu Lebih Banyak

Influenza adalah penyakit yang disebabkan oleh virus influenza. Biasanya virus menyerang sistem pernafasan penderita. Dari hidung, tenggorokan hingga paru-paru.

Flu juga berbeda dengan flu biasa dan batuk. Pilek biasa secara bertahap akan menunjukkan gejala. Namun gejala flu biasanya muncul secara tiba-tiba.

Sebagai gejala awal flu, beberapa keluhan kesehatan perlu diperhatikan. Demam, nyeri otot, sakit kepala, dan batuk adalah gejala pertama dari kondisi ini. Gejala awal biasanya disertai gejala lain, seperti rasa lelah, hidung dan mata berair, serta keringat dingin.

Biasanya gejala ini bisa diobati sendiri di rumah. Anda perlu memenuhi kebutuhan istirahat, makan makanan bergizi, dan memenuhi kebutuhan cairan tubuh Anda. Namun, pada beberapa orang, pilek yang tidak kunjung membaik dapat menyebabkan gejala yang lebih parah dan bahkan komplikasi.

Anak-anak di bawah usia 5 tahun, lansia, ibu hamil, penderita obesitas dan penderita penyakit kronis mudah mengalami gejala dan komplikasi. Jika gejala memburuk, segera cari pertolongan medis.

Berikut ini merupakan gejala flu yang membutuhkan  penanganan medis dengan tepat:

  • Napas menjadi pendek serta kesulitan bernapas,
  • Nyeri dada,
  • Pusing,
  • Gangguan otot, dan
  • Perburukan penyakit yang diderita.

Anak-anak mungkin mengalami gejala serupa. Namun gejala tersebut bisa disertai dengan gejala lain, seperti bibir biru dan tanda dehidrasi. Keadaan ini membuat flu sulit diatasi dan dapat menimbulkan komplikasi kesehatan bagi penderita flu.

Akibat flu, berbagai komplikasi dapat terjadi. Mulai dari pneumonia, infeksi telinga, sinusitis, bronkitis, ensefalitis, miokarditis, penyakit organ hingga penyakit bawaan kronis, keadaan ini semakin parah.

Vaksin Flu Dapat Cegah Komplikasi

Penyebaran flu sangat mudah. Melalui air liur orang saat batuk, bersin, dan berbicara. Tak hanya itu, virus flu juga bisa masuk ke tubuh dengan menyentuh mata, hidung atau mulut setelah menyentuh benda yang terkena virus.

Oleh karena itu, penerapan vaksin influenza dinilai sangat penting. Selain dapat mengurangi gejala, proses vaksinasi flu secara teratur juga dapat menghindarkan masyarakat dari komplikasi.

Anak-anak yang berusia lebih dari enam bulan ke atas bisa mendapatkan vaksin flu. Jenis vaksin flu yang diberikan akan disesuaikan dengan status kesehatan dan usia penerima vaksin. Selain mencegah komplikasi, ternyata vaksinasi flu memiliki banyak manfaat, seperti:

  • Mengurangi resiko masuk rumah sakit bagi orang yang rentan terkena influenza. Dengan kata lain, gejala flu lebih ringan dibandingkan mereka yang tidak menerima vaksin flu biasa.
  • Bagi penderita penyakit kronis, vaksin flu juga mengurangi risiko penyakit bawaan.
  • Pada ibu hamil, vaksin flu yang didapat saat hamil ternyata bisa mencegah sang ibu terkena flu saat hamil. Padahal, menurut penelitian yang dilakukan oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit, vaksin flu dapat memberikan perlindungan bagi bayi dalam beberapa bulan setelah lahir.
  • Selama pandemi, tidak ada masalah untuk mendapatkan vaksin flu terlebih dahulu. Vaksin flu tidak dapat mencegah COVID-19, namun dengan vaksinasi gejala COVID-19 akan jauh berkurang.

Apakah Vaksin Influenza Efektif untuk Dilakukan?

Anda bisa mengatasi flu ringan dengan istirahat yang cukup dan memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh Anda. Selain itu, influenza dapat dicegah dengan berbagai cara, seperti menjaga kebersihan lingkungan. Vaksin flu dapat mencegah flu. Tetapi apakah vaksin flu efektif mencegah flu?

Lakukan Vaksin Influenza untuk Pencegahan Penyakit Flu

Vaksinasi influenza adalah salah satu tindakan paling efektif untuk mencegah influenza. Menurut laporan dari Organisasi Kesehatan Dunia, vaksinasi influenza merupakan tindakan preventif untuk mencegah influenza. Untuk mendapatkan efek pencegahan yang efektif dari vaksinasi influenza, setiap orang wajib mendapatkan vaksinasi influenza setiap 6 bulan sekali, terutama di lingkungan yang rawan masuk angin.

Anda bisa mendapatkan vaksinasi di rumah sakit terdekat dan bertanya langsung kepada dokter Anda tentang informasi flu.

Meskipun dapat disembuhkan dengan pengobatan rumahan sederhana, flu yang tidak diobati dapat menyebabkan komplikasi seperti pneumonia, penyakit jantung, meningitis, dan infeksi virus otak.

Anak-anak juga dapat divaksinasi untuk melawan influenza. Ikatan Dokter Anak Indonesia merekomendasikan jika bayi dalam keadaan sehat dan tidak mengalami gangguan kesehatan apapun, bayi berusia 6 bulan ke atas harus divaksinasi influenza.

Laporan dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit menunjukkan bahwa bayi di bawah usia 6 bulan memiliki riwayat alergi antibiotik. Orang dengan sindrom Guillain-Barré sebaiknya tidak menerima vaksinasi influenza dan menggunakan metode lain yang tersedia untuk mencegah influenza.

Nah, Itulah beberapa manfaat tentang vaksin flu yang perlu kamu ketahui. Vaksin flu merupakan salah satu vaksin yang aman untuk didapatkan. Jangan ragu untuk melakukan vaksin flu ditengah pandemi dan musim hujan saat ini.

Share via
Copy link
Powered by Social Snap