27/02/2021

Baby Cakes NYC – Informasi Kesehatan

Tpis dan Trik Hidup Sehat, Seputar Kesehatan.

Perbedaan Manfaat Diet Cepat dan Diet Sehat?

www.babycakesnyc.comPerbedaan Manfaat Diet Cepat dan Diet Sehat? Apabila anda ingin mengurangi berat badan, setengah hingga satu kilogram per minggu adalah bobot sehat yang direkomendasikan untuk dihilangkan.

Perubahan pola makan secara mendadak untuk menurunkan berat badan secara signifikan berisiko membuat Anda mengalami gangguan kesehatan. Usaha keras yang tak sehat ini juga tak memungkinkan perubahan gaya hidup berkelanjutan yang bertujuan untuk menstabilkan berat badan yang ideal dalam jangka waktu panjang.

Setengah sampai satu kilogram perminggu merupakan jumlah penurunan berat badan yang disarankan. Setengah kilogram lemak mengandung sekitar 3.500 kalori. Maka untuk mengurangi setengah kilogram per minggu, Anda perlu membakar setidaknya 3.500 kalori per minggu atau 500 kalori per hari.

Secara umum, diet dilakukan agar menjaga berat badan supaya tak berlebih. Caranya juga beragam serta disesuaikan dengan kebutuhan. Itu di karenakan setiap orang punya cara diet yang berbeda. Ada yang meningkatkan aktivitas fisik, membatasi asupan tertentu, hingga mengonsumsi makanan khusus.

Jika dikelompokkan, diet merupakan kegiatan mengatur pola serta asupan makan untuk menjaga ataupun mencapai berat badan tertentu. Pola diet yang dilakukan juga bisa beragam, oleh karena itu ada orang yang lebih memilih diet cepat serta ada yang lebih memilih diet sehat.

Baca Juga: Manfaat Brokoli bagi Kesehatan, Imun hingga Kecantikan

Terdapat perbedanya, diet cepat lebih mengutamakan hasil tanpa mempertimbangkan dampak dari pola diet yang diterapkan. Sedangkan diet sehat lebih mengutamakan kesehatan meski hasil diet cenderung lambat. Agar kamu lebih yakin, mari kita cari tahu perbedaan diet cepat dan diet sehat berikut ini:

Resiko Diet Cepat :

Penurunan berat badan secara cepat cenderung tidak akan bertahan lama. Selain itu juga, orang yang menghilangkan berat badan dengan cepat akan berisiko mengalami masalah kesehatan.

1. Tubuh lemas dan mudah lelah

Pada dasarnya, orang yang ingin menurunkan berat badan dengan cepat akan makan dalam porsi yang lebih sedikit atau bahkan memaksakan diri untuk tidak makan. Kondisi ini membuat tubuh kekurangan kalori sehingga mudah lemas dan lelah. Produktivitas orang tersebut pun akan menurun.

2. Kurang nutrisi

Tubuh memerlukan karbohidrat, vitamin, mineral, lemak, dan protein dalam jumlah yang ideal supaya dapat berfungsi dengan baik. Akan tetapi ketika ingin berat badan segera turun, Anda lebih cenderung mengurangi atau bahkan menghilangkan beberapa nutrisi seperti karbohidrat dan lemak. Padahal tubuh Anda membutuhkan semua unsur agar tubuh tetap sehat dan tidak rentan terkena penyakit.

3. Berat badan cepat naik kembali

Diet yang cepat tidak memberi kesempatan untuk melatih tubuh membakar kalori dalam jumlah banyak. Padahal untuk mencapai hasil yang dapat bertahan lama, diperlukan perubahan gaya hidup secara bertahap dan menyeluruh, Di awali dari olahraga sampai pengaturan pola makan. Diet cepat membuat makanan yang Anda konsumsi tidak terbakar secara maksimal sehingga berat tubuh kembali naik.

4. Rusaknya jaringan otot

Diet yang dilakukan dengan ekstrem dan cepat tidak membakar lemak, melainkan membakar otot-otot tubuh sehingga jaringan otot menjadi rusak.

5. Gangguan tubuh lain

Beberapa penyakit yang bisa menyerang karena efek samping diet cepat, antara lain sakit kepala, konstipasi, rambut rontok, dan menstruasi yang tidak teratur.

6. Penyakit serius yang mungkin terjadi

Diet cepat yang dilakukan secara terus-menerus dapat berisiko mendatangkan penyakit serius, antara lain:

  • Batu empedu: terjadi pada 1-2 dari 10 orang yang kehilangan berat badan dalam jumlah banyak dalam beberapa bulan.
  • Ketidakseimbangan elektrolit dalam tubuh.
  • Dehidrasi

7. Kesalahan yang Umum Dilakukan Saat Diet

Berikut ini merupakan beberapa kebiasaan yang umum dilakukan dalam diet cepat yang justru dapat merugikan kesehatan Anda.

8. Melewatkan makanan utama

Penelitian membuktikan bahwa orang yang teratur makan di pagi, siang, dan malam lebih dapat menjaga berat badan ideal. Sarapan yang mengandung cukup serat dan protein dapat membuat Anda tetap merasa kenyang hingga tiba waktu makan siang. Namun melewatkan makanan utama membuat Anda cenderung mengonsumsi banyak makanan ringan di sela-sela waktu makan utama.

9. Menyepelekan kandungan makanan ringan

Pernahkah Anda memperhatikan kira-kira berapa banyak kalori yang terkandung dalam dua potong gorengan, sekantong kripik kentang, dan sepotong kue? Jumlah totalnya bisa melebihi kalori yang seharusnya Anda konsumsi. Memeriksa label nutrisi yang terdapat di kemasan makanan membantu Anda memperkirakan jumlah kalori yang dikonsumsi.

10. Sama sekali tidak mengonsumsi makanan ringan

Menyantap makanan ringan yang berkalori tinggi memang beresiko membuat diet gagal. Akan tetapi ternyata jika makanan ringan itu jenis yang sehat dan berkalori rendah justru membuat orang jauh dari rasa lapar dan lebih mampu menjaga berat badan ideal. Makanan ringan kaya protein seperti kacang almond dapat menjaga metabolisme tubuh tetap bekerja maksimal.

11. Meminum minuman yang terlalu banyak kalori

Orang yang melakukan diet cepat cenderung menghindari konsumsi makanan berkalori tinggi. Sebagai gantinya, mereka mengonsumsi lebih banyak minuman manis. Padahal jumlah kalori dalam minuman tertentu seperti kopi dengan krim dan minuman soda sebenarnya banyak sekali dibandingkan makanan. Selain itu, minuman-minuman ini bahkan akan membuat perut merasa lapar sehingga pada akhirnya Anda perlu makan lebih banyak.

12. Kurang mengonsumsi air mineral

Sebagian orang mengira bahwa konsumsi air mineral membuat tubuh menjadi gemuk. Padahal air mineral adalah unsur terpenting di dalam pembakaran kalori. Konsumsi minimal delapan gelas per hari justru akan meningkatkan laju metabolisme.

13. Menimbang badan tiap hari

Jika berat tubuh Anda turun dalam hitungan hari, maka kemungkinan besar yang turun adalah kadar air dalam tubuh anda . Namun bukan lemak. Daripada tiap hari menakar berat badan, cobalah untuk lebih memfokuskan diri pada tujuan jangka waktu panjang seperti target menghilangkan setengah kilogram dalam waktu 1-2 pekan.

14. Menetapkan target yang tidak realistis

Selain membuat frustasi yang di sebabkan keinginan tidak tercapai, menargetkan untuk menurunkan berat badan hingga 5 kilogram seminggu bisa membuat Anda berniat melakukan segala cara, termasuk cara tidak sehat untuk mencapainya. Stres karena target yang tidak tercapai justru dapat memicu Anda untuk makan lebih banyak lagi.

Baiklah, Selanjutnya diet sehat bagaimana caranya?

Cara Diet Sehat

Pasti setiap orang menginginkan tubuh ideal dengan berat badan sekecil mungkin. Demi mewujudkan impiannya, banyak orang yang memiliki berat badan yang dirasa tidak ideal akan melakukan diet. Diet memang merupakan salah satu cara efektif untuk menurunkan berat badan. Salah satunya dengan cara diet sehat.

Sayangnya, masih banyak orang yang melakukan diet tidak sehat misalnya menyiksa diri dengan rasa lapar berlebihan dan mengkonsumsi obat diet berbahan kimia. Padahal menerapkan diet sehat sehingga dapat menimbulkan efek samping seperti sakit. Nah, sebenarnya ada cara diet sehat yang aman untuk dilakukan tanpa ada efek samping.

Cara diet sehat tidak hanya membuat kamu mendapat berat badan ideal, Akan tetapi juga memiliki tubuh yang sehat. Kamu tidak perlu menyiksa diri dengan mengurangi porsi makan secara drastis, mengonsumsi makanan yang tidak enak, atau bahkan membuat diri sendiri kelaparan.

Cara diet sehat juga merupakan cara untuk mencintai tubuh dengan mengonsumsi makanan minuman sehat serta gaya hidup yang sehat. Nah, berikut telah kami rangkum dari berbagai sumber, cara diet sehat baik serta benar sehingga tidak membahayakan tubuh.

Pada intinya diet yang sehat merupakan tentang mengelola pola makan, termasuk memilih jenis makanan yang sebaiknya dikonsumsi. Diet yang sehat ialah ketika semua nutrisi yang dibutuhkan tubuh bisa terpenuhi.

Baca Juga: Beragam Manfaat Kacang Hijau & Air Rebusanya Bagi Kesehatan

Beberapa langkah sederhana yang dapat menjadi arahan :

1. Tentukan target yang sehat tiap minggu.

Target-target kecil serta sederhana bernilai penting sebagai langkah menuju perubahan gaya hidup secara bersekala. Selain itu, menetapkan target realistis secara rutin serta berhasil memenuhinya akan membuat Anda merasa lebih positif. Misalnya, jika Anda suka mengonsumsi gorengan tiap hari, targetkan untuk tidak mengonsumsinya dalam waktu seminggu. Sebagai gantinya, konsumsilah beriringan sehat seperti buah kering.

2. Aktif bergerak.

Sebagai langkah awal, Anda tak perlu berolahraga secara rutin untuk tetap merasa bugar. Lakukan suatu hal yang Anda sukai agar aktivitas ini bisa dilakukan berulang-ulang seperti bermain futsal bersama rekan kerja atau bersepeda bersama keluarga. Menjadwalkan olah tubuh di pagi hari sebelum mulai beraktivitas merupakan cara terbaik bagi Anda yang merasa kesulitan untuk meluangkan waktu juga. Usahakan untuk berolahraga setidaknya 2-3 jam per minggu.

3. Kurangi makanan kemasan.

Batasi mengonkonsumsi makanan dalam kemasan, makanan siap saji, dan makanan yang digoreng. Kelompok makanan jenis ini banyak mengandung kalori, bahan pengawet, dan garam.

4. Pilih makanan yang diolah dengan cara tertentu.

Akan lebih baik mengonsumsi makanan yang diproses dengan cara dikukus atau direbus dibandingkan yang digoreng di dalam minyak panas. Makanan yang dikukus atau direbus dalam waktu yang tidak terlalu lama memiliki kandungan nutrisi yang lebih lengkap dibandingkan makanan yang digoreng. Sementara itu, makanan yang digoreng mengandung kalori dan lemak jenuh yang tinggi.

5. Mengatur isi piring Anda.

Penuhi sepertiga bahan makanan di piring dengan daging tanpa lemak, ikan, atau daging ayam. Cobalah supaya memperbanyak porsi buah-buahan, sayur-sayuran, serta kacang-kacangan. Pilihlah jenis sumber karbohidrat yang sehat seperti beras merah atau kentang. Makan buah yang tidak terlalu manis seperti apel, tomat serta alpukat.

Memulai dan melanjutkan kebiasaan-kebiasaan baik.

Kebiasaan-kebiasaan sederhana berikut ini bisa bermanfaat besar jika dilakukan secara konsisten dan dalam jangka panjang :

  • Mengonsumsi air mineral dengan cukup dan teratur.
  • Jangan melewatkan makanan utama.
  • Perbanyak konsumsi sayur agar Anda merasa kenyang lebih lama.
  • Hindari membeli atau menyimpan makanan ringan berkalori tinggi di rumah.
  • Disiplinkan waktu olahraga Anda.
  • Makanlah dengan tenang sambil duduk di meja makan dan bukan sambil bekerja.

6. Jangan biarkan tubuh kelaparan

Dengan diet menahan lapar yang berlebihan biasanya justru akan menjadi jalan untuk anda membalas dendam makan berlebihan. Kasus seperti ini sudah banyak terjadi dan seringkali justru berkahir dengan kegagalan. Meninggalkan perut hingga kondisi sangat lapar hanya akan membuat kamu semakin sulit menahan nafsu saat ada makanan. Akibatnya, kamu akan melupakan cara diet sehat dengan dan malah memakan apapun yang ada di depan mata.

Maka dari itu untuk mengatasinya, adlah dengan selalu sediakan bekal sehat di dalam tasmu. Makanan porsi kecil tapi bergizi tinggi seperti telur rebus, greek yoghurt atau pisang dapat memenuhi kebutuhan tubuh kamu seketika tanpa meninggalkan kalori yang berlebihan.

7. Menguunyah dengan benar

Cara diet sehat yang benar selanjutnya adalah dengan memperhatikan cara mengunyah. Sebisa mungkin kunyah makanan dengan benar yaitu dengan mengunyah dengan sampai lembut. Setiap kamu makan dengan terburu-buru dan tidak mengunyahnya dengan baik, artinya kamu tidak memberikan waktu pada perut untuk mengirimkan sinyal kenyang menuju ke otak. Sebab itu, mengunyah dengan benar dapat membantu kamu merasa kenyang dan tidak makan berlebihan. Cara mudahnya, kamu bisa mengatur durasi makan. Sebagai contoh, beri waktu 15 menit untuk menghabiskan makanan kemudian berhenti beberapa saat. Dengan metode ini, kamu dapat memberi jeda waktu yang cukup pada proses penyampaian sinyal kenyang menuju otak.

8. Perhatikan asupan nutrisi

Cara diet sehat didasari dengan memerhatikan asupan nutrisi. Tubuh setidaknya membutuhkan 5 porsi buah serta sayuran dalam sehari guna memenuhi nutrisi yang di butuhkan. Pilihlah buah yang cocok untuk diet, dan konsumsi secara rutin. Kamu cukup membagi porsinya ke dalam beberapa waktu. Seperti pada saat sarapan atau makan siang. kamu juga bisa menjadikan buah dan sayur sebagai camilan di sore hari atau saat makan malam.

9. Memastikan tubuh selalu terhidrasi oleh air putih

Sudah bukan rahasia lagi kalau air merupakan hal yang paling esensial untuk tubuh. Memang, kebutuhan air bagi setiap orang berbeda-beda. Akan tetapi, dengan meminum air lebih banyak bisa mendukung diet alami penurun berat badan. Cobalah untuk meminum air paling setidak 2 liter sehari dengan membiasakan diri membawa botol minum bersamamu. Dengan begitu, kamu akan merasa kenyang lebih lama nantinya jika kebutuhan air dalam tubuh tercukupi. Langkah ini merupakan cara diet sehat yang baik dan benar.

10.Mengurangi konsumsi garam

Mengurangi konsumsi garam merupakan salah satu cara diet sehat yang terkenal mujarab. Mengapa demikian? Konsumsi sodium berlebihan dapat membuat tubuh kesulitan untuk memproses metabolisme lemak. Pastinya, kamu tidak mau perut dan pipi terus menggembung kan?

Cobalah dengan membiasakan diri untuk mengkonsumsi sayur, ayam, atau telur tanpa tambahan garam. Untuk tetap mendapatkan rasa gurih pada masakan, kamu bisa menggunakan garam laut asli yang mengandung lebih sedikit sodium atau menambahkan cottage cheese ke dalam telur dadar. Dengan mengurangi konsumsi garam, tekanan darah kamu pun bisa terkontrol.

11. Buah Apel sebagai camilan wajib

Sudah bukan rahasia lagi kalau buah apel berkontribusi banyak dalam proses cara diet sehat. Sebuah apel mempunyai kurang dari 200 kalori dengan kandungan protein dan serat yang tinggi, sehingga dapat membantu tubuh kamu untuk menahan nafsu makan. Selain itu, apel juga mampu mengatur kadar gula darah supaya tetap stabil dan siap membuat kamu tetap bertenaga. Konsumsi apel paling tidak dua kali sehari sebagai cara diet sehat, jangan lupa untuk ikut memakan kulitnya karena terdapat banyak serat di sana.

12. Tidur cukup

Siapa bilang aktivitas yang bisa menurunkan berat badan hanya olahraga? Jangan salah sangka dulu, tidur merupakan cara diet sehat yang alami. Tubuh memang membutuhkan olahraga, tapi jangan lupa untuk memulihkan tenaga kembali dengan tidur yang cukup. Banyak penelitian yang menyebutkan kebiasaan kurang tidur dapat menimbulkan banyak kerugian untuk tubuh kita, risiko diabetes misalnya. Hal ini tentu bisa menjadi penghambat metabolisme tubuh untuk tidak maksimal.

Agar tubuh kamu mendapatkan regenarasi maksimal, perbaiki gaya hidup kamu dengan tidur yang cukup, yaitu dengan tidur seditaknya 6 hingga 8 jam sehari. Dengan begitu, metabolisme kamu akan ikut diperbaiki dan siap untuk menyambut berat badan yang ideal.

Share via
Copy link
Powered by Social Snap