11/04/2021

Baby Cakes NYC – Informasi Dan Berita Dunia Kesehatan Terbaru

Tpis dan Trik Hidup Sehat, Seputar Kesehatan, Berita Tentang Kesehatan Terbaru dan Update Kumpulan berita seputar kesehatan Setiap Hari

Waspada Penyebab Sakit Kepala di Sekitar Mata

Sebab Terjadinya Pusing di Sekitar Mata

www.babycakesnyc.comWaspada Penyebab Kepala di Sekitar Mata. Ada beragam gangguan di mata yang bisa mengakibatkan sakit kepala serta rasa pusing, khususnya pada saat melihat cahaya sangat terang.  Lantas mengapa terjadi, berikut penjelasanya ;

  • Lecet pada kornea (selaput pada bagian luar mata)
  • Radang pada konjungtiva (bagian putih mata)
  • Katarak (kekeruhan lensa mata)
  • Radang pada uvea dan iris (bagian dalam mata)
  • Kerusakan retina (bagian belakang mata)
  • Peradangan pada kelopak mata.

Agar Anda tidak mengalaminya, maka jagalah kesehatan mata Anda. Inilah cara yang dapat dilakukan ialah dengan rutin memberikan waktu istirahat untuk mata selama beberapa saat,  perbanyak makan sayur dan buah, serta periksa mata secara rutin yaitu enam bulan sekali. Dengan demikian, Anda akan terhindar dari berbagai gangguan mata.

Sakit kepala memanglah kadang dapat menjalar di area mata. Jenis sakit kepala yang satu ini dapat memberikan sensasi rasa yang sangat tidak nyamanan di sekitar mata serta sensitivitas terhadap cahaya. Ciri dari Sakit kepala ini  umumnya dapat dirasakan dengan nyeri di belakang mata merupakan salah satu penyakit yang menyakitkan serta sangat menganggu aktifitas maupun pada saat sedang bekerja.

Sakit kepala ini akan memengaruhi satu atau kedua mata. Hal Ini dapat menimbulkan rasa nyeri yang hebat, penglihatan kabur, mata berdenyut, sampai sakit yang tajam. Beberapa jenis sakit kepala serta kondisi lainnya bisa menyebabkan nyeri di sekitar belakang mata.

Sakit kepala pada area belakang mata akan sangat amat menyakitkan. Meskipun rasa sakit kepala merupakan keadan yang umum, mengetahui faktor penyebabnya bisa membantu dalam mengatasi dengan tepat.

Jika rasa pusing dan sakit kepala yang Anda rasakan tidak kunjung hilang, lebih baik segera periksakan ke dokter. Barangkali penyebabnya bukan merupakan gangguan penglihatan seperti yang Anda perkirakan,Akan tetapi kondisi yang lebih membahayakan.

Baca Juga: 10 Cara Mengontrol Kadar Gula Darah Dengan Baik dan Benar

Berikut penyebab sakit di sekitar mata :

Berikut Beberapa Hal yang Menyebabkan Sakit Di Sekitar Mata :
Pusing yang biasanya terjadi di belakang mata merupakan hal umum yang dialami setiap orang. Akan tetapi,penyebab rasa pusing serta sakit kepala pada daerah sekitar mata dapat berbagai-macam diantaranya sebagai berikut ini :

1. Mata lelah

Mata lelah terjadi ketika mata terfokus pada objek yang sama dalam waktu yang cukup lama. Ini dapat merangsang otak dengan cara berlebihan. Stimulasi berlebihan inilah yang bisa menyebabkan gangguan penglihatan di otak serta mata, yang tak jarang dapat menyebabkan sakit kepala yang hebat di sekitar mata.

Mata lelah akan menjadikan masalah yang sering terjadi yaitu dapat menggangu penglihatan mata. Kelelahan yang di sebabkan teganganya mata bisa menakibatkan nyeri di belakang salah satu atau kedua mata.

Mata lelah juga dapat menyebabkan rasa sakit di mata ataupun penglihatan kabur. karena terlalu lama melihat layar komputer, Televisi, ataupun Handphone dalam kurun waktu lama bisa mengakibatkan ketegangan mata. Masalah kesehatan yang lain juga bisa mengakibatkan mata sangat lelah. Keadaan ini seperti skleritis, glaukoma, neuritis optik, serta rabun jauh.

Pada dasarnya tidak hanya penggunaan gadget yang dapat membuat mata cenderung cepat tegang, Namun bisa juga karena membaca, menulis atau bahkan menyetir untuk waktu yang lama. Paparan cahaya yang terlalu terang atau terlalu redup juga bisa menyebabkan ketegangan pada mata. Salah satu jenis mata tegang yang paling umum terjadi adalah Computer Vision Syndrome (CVS) akibat melihat layar laptop atau komputer yang lama.

Mata lelah bisa menimpulkan gejala-gejala yang membuat Anda merasa tak nyaman serta terganggu untuk melakukan aktivitas setiap harinya. Gejala ini adalah misalnya mata keringatau berair,  pusing, iritasi,  penglihatan kabur, sakit kepala serta sensitif terhadap cahaya.

2. Migrain

Migrain merupakan kondisi yang sangat umum. Jenis sakit kepala ini dapat menyebabkan rasa sakit yang luar biasa di belakang mata. Migrain juga bisa berlangsung hingga 72 jam.

Sakit migrain dapat menjadi bertambah parah sehingga bisa mempengaruhi kualitas hidup. Sakit kepala atau migrain  juga bisa dampingi dengan indikasi lain misalnya pusing, mual, muntah, lemah, kepekaan pada cahaya dan suara, perubahan mood, hingga gangguan penglihatan.

Migrain dapat  disebabkan oleh sejumlah pemicu umum. faktor ini di antaranya ialah stres, kurang tidur, makanan, perubahan hormon, pengobatan, serta lingkungan.

3. Penyakit Sinusitis

Sinusitis ialah peradangan pada jaringan yang melapisi sinus. Sinusitis dapat menciptakan tekanan, menyebabkan nyeri di belakang mata. Rasa nyeri pada sinusitis juga bisa terasa di bagian lain seperti dahi dan pipi.

Selain itu sakit kepala, sinusitis juga dapat menakibatkan hidung menjadi tersumbat, sakit gigi area atas, kelelahan, dan rasa sakit yang memburuk ketika sedang berbaring.

Sinusitis dapat disebabkan oleh bakteri, jamur, atau virus yang terperangkap di dalam sinus karena penyumbatan. Sinus yang tersumbat ini bisa berasal dari alergi atau infeksi pernapasan. Polip hidung dan operasi gigi juga dapat menyebabkan nyeri dan tekanan sinus.

4. Sakit Kepala Cluster

Sakit kepala cluster termasuk ke dalam tiga sakit kepala pendek namun menyebabkan rasa sakit yang sangat menyakitkan.
Sakit kepala cluster di ilustrasikan sebagai sakit kepala singkat yang bisa berlangsung selama 15 menit hingga lebih dari satu jam.

Sakit kepala ini sangat menyakitkan dan terjadi di satu sisi kepala. Sakit di visualisasikan seperti sensasi nyeri yang menusuk dan biasanya bisa terasa di belakang mata.

Gejala lain dari sakit kepala cluster adalah mata merah, hidung dan mata berair, berkeringat, serta mata bengkak.

Ada beberapa gejala khas yang membedakan sakit kepala klaster dari jenis sakit kepala lainnya, yaitu:

  • Nyeri meningkat dengan cepat hingga mencapai puncaknya dalam 5 – 10 menit serta bisa berlangsung 15 menit sampai 3 jam,
  • Nyeri berlangsung di waktu yang sama setiap harinya. Biasanya terjadi 1 atau 2 jam sebelum tidur malam,
  • Nyeri yang berlangsung selama beberapa kali dalam sehari selama 1 minggu hingga 1 tahun, kemudian diikuti dengan periode remisi sebelum mengalami sakit kepala klaster kambuh kembali.

5. Sakit Kepala Tegang

Penyebab sakit di sekitar mata selanjutnya adalah sakit kepala tegang. Sakit kepala tegang merupakan bentuk sakit kepala yang paling umum terjadi. Jenis sakit kepala ini paling sering terjadi pada wanita.

Sakit kepala tegang sering dianggap berepisode dan dapat terjadi satu hingga dua kali per bulan. Sakit kepala tegang umumnya mengakibatkan nyeri dari belakang mata serta  perasaan tertekan di sekitar dahi dan bisa ke leher. Gejala lain yang bisa dirasakan akibat sakit kepala ini adalah nyeri di kulit kepala, leher, dan dahi.

Sakit kepala tegang bisa di akibatan oleh terlalu lama dalam menatap layar untuk jangka waktu yang sangat lama, mengemudi jarak jauh, kontraksi otot di leher atau kepala, dan suhu dingin.

Baca Juga: Perbedaan Manfaat Diet Cepat dan Diet Sehat

6. Glaukoma

Penyakit mata glaukoma dapat menyebabkan sakit kepala di area mata. ada sebagian bentuk dari glaukoma bahkan tak jarang disalah artikan sebagai migrain. Glaukoma ialah penyakit mata yang di sebabkan rusaknya saraf optik guna memasok informasi visual menuju ke otak dari mata.

Glaukoma akan terjadi di sebabkan oleh menuumpukan tekanan yang ada di dalam mata yang dapat menyebabkan kerusakan yang terjadi pada titik saraf optik. Glaukoma dapat juga menyebabkan hal yang berakibat fatal yaitu menyebabkan kebutaan jika tak diobati. Apabila seorang telah mengalami gejala glaukoma, kondisi seperti ini tidak lagi dapat disembuhkan sepenuhnya.

Sakit kepala yang disebabkan oleh glaukoma bisa dirasakan di dalam atau di sekitar mata atau dahi. Intensitas sakit bisa bervariasi dari ringan hingga parah. Mual dan muntah juga bisa menyertai sakit kepala.

7. Skleritis

Sakit kepala dan sensitivitas pada cahata termasuk dalam salah satu gejala skleritis. Skleritis ialah peradangan serius yang memengaruhi lapisan luar putih mata atau sklera. Skleritis di percayai merupakan hasil dari reaksi kekebalan tubuh yang berlebih.

Nyeri pada mata yang parah ialah yang tak dapat merespons obat penghilang rasa sakit merupakan gejala utama skleritis. Gerakan mata yang memperparah rasa sakit. Nyeri dapat menyebar ke seluruh wajah, terutama di sisi mata yang terkena.

Gejala lain dapat seperti penurunan penglihatan, keluarnya air mata berlebihan, kemerahan di sklera, serta kepekaan terhadap cahaya.

Sakit kepala atau pusing merupakan keluhan yang paling sering dirasakan khususnya pada orang dewasa. Penyebab sakit kepala pun sangat beragam, dari yang ringan seperti kurang tidur hingga akibat adanya penyakit serius seperti meningitis.

Selain hal tersebut, ada beberapa pendapat orang yang mengatakan bahwasanya gangguan pada penglihatan juga dapat menakibatkan sakitnya kepala serta rasa pusing yang sangat menyakitkan. Jika rasa pusing tersebut pada daerah sekitar mata ini terjadi sehingga dapat mempengaruhi kinerja serta aktivitas, maka dari itu sebaiknya jangan mengabaikanya karena dapat membahayakan.

8. Menggunakan Kacamata Baru

Menggunakan kaca mata baru dapat menyebabkan pusing di area dekat mata.
Mengalami Pusing pada saat memakai kacamata baru merupakan hal yang sering terjadi. Hal ini terjadi dikarenakan adabtasinya diri terhadap sistem pemfokusan yang secara mendadak berubah. Mengutip dari Dr. Laura di Meglio, seseorang instruktur ophthalmology berasal dari Johns Hopkins Medicine mengatakan bahwa pada saat memakai kacamata baru, mata ketika itu sedang belajar untuk melihat visual yang berbeda dari biasanya. Oleh karena itu perlu dimengerti jika mata itu terdiri dari berbagai macam otot kecil serta sistem pemfokusan ini harus melakuakan menyesuaikan kembali. Hal ini yang kemudian menyebabkan sakit di sekitar mata atau pusing. Akan tetapi, Anda tak perlu mengkhawatiran pusing pada saat memakai kacamata baru sebab akan hilang dalam beberapa hari.

9. Tidak Menggunakan Kacamata yang Tepat

Penggunaan pada kacamata yang tidak tepat dapat membuat sakit kepala atau pusing di sekitar area mata anda.

menggunaklan kaca mata secara tepat bisa membantu Anda dalam mengatasi gangguan penglihatan yang pada saat ini sedang anda alami.

Pastinya, kacamata tersebut digunakan harus mempunyai lensa yang kombinasikan dengan kebutuhan. Apabila  tidak, pastinya keadaan ini bisa menyebabkan gangguan lain, seperti pusing dan sakit kepala di sekitar area mata. Penggunaan kacamata yang tidak tepat dapat memicu sakit kepala dan rasa pusing. Hal ini dipicu akibat mata yang sedang kelelahan pada saat menggunakan kacamata dengan lensa yang tidak sesuai. Hal ini dapat memicu gangguan kesehatan, salah satunya ialah migrain yang dapat menimbulkan rasa sakit pada kepala yang tak tertahankan di sekitar area mata.

10. Gangguan pada Penglihatan

Gangguan pada penglihatan dapat mengakibatkan sakit kepala di sekitar area mata ataupun migrain teratur. Kondisi mata mirip dengan astigmatisme serta presbyopia memicu otot-otot pada mata Anda untuk bekerja lebih keras dan hal tersebut dapat menyebabkan rasa pusing di area sekitar mata atau migrain yang ekstrim. Astigmatism atau mata silinder merupakan gangguan penglihatan yang di sebabkan oleh kelainan pada bagian kelengkungan kornea pada mata atau lensa mata. Keadaan ini mengakibatkan pandangan kabur, baik itu dari jarak dekat atau dari jarak jauh. Astigmatism bisa terjadi beriringan dengan rabun dekat (hiperopia) ataupun rabun jauh (miopia). Astigmatism memeberikan indikasi seperti pusing atau sakit kepala, distorsi penglihatan, seperti melihat garis lurus tampak miring, pandangan yang samar ataupun tidak fokus.

Sedangkan presbyopia ialah keadaan dimana mata yang telah kehilangan kemampuan untuk fokus secara bertahap, guna  melihat suatu objek pada jarak dekat. Presbyopia merupakan salah satu hal yang akan dirasakan manusia sebagai bagian dari proses penuaan tubuh secara alami. Umumnya seseorang baru mengetahuibahwa dirinya menderita presbyopia, saat harus menjauhkan lengan supaya dapat membaca buku ataupun koran.

Itulah beberapa hal yang mampu menyebabkan rasa pusing di sekitar area mata Anda, jangan sepelekan gejala-gejala yang telah Anda rasakan.

Mari Kita simak sekaligus, cara mengatasi rasa sakit di sekitar area mata :

Cara Mengatasi Rasa Sakit di sekitar Area Mata :

Rasa pusing dan sakit kepala yang akibatkan penggunaan kacamata baru dapat juga diatasi dengan penggunaan kacamata secara bertahap. hindari penggunaan kacamata baru yang menyebabkan pusing sepanjang hari. Anda dapat mencoba untuk pemakaian kacamata selama beberapa waktu dalam sehari, lalu tunggu beberapa saat  untuk kemudian dapat di gunakan kembali . Haltersebut dapat di gunakan untuk mengatasi sakit kepala yang mungkin dirasakan.

Akan tetapi jika pusing serta sakit kepala yang di akibatkan oleh penggunaan kacamata yang tak sesuai bisa Anda atasi dengan cara berhenti untuk menggunakan kacamata tersebut. Dan segeralah melakukan pemeriksaan diri pada dokter sepesialis mata untuk memastikan kesehatan mata agar dapat menggunakan kacamata yang sesuai dengan kebutuhan penglihatan.

Jika mata Anda terasa lelah atau sakit, ataupun kepala Anda sering terasa nyeri dan pusing, mungkin Anda telah terkena mata tegang. Mata lelah hanya akan terasa setelah seharian bekerja ataupun ketika hendak tidur. Hal ini di sebabkan mata yang terus menegang karena berfokus pada komputer atau objek-objek kecil.tak ada alasan, berilah waktu agar mengistirahatkan mata.

Berikutini merupakan tips guna mengistirahatkan mata Anda supaya dapat mengatasi rasa sakit atau pusing yang muncul di sekitar area mata anda :

  1. Buatlah masker penyejuk mata. Masker ini dapat menyembuhkan mata lelah. Basahi handuk kering bersih dengan air steril untuk menutupi kedua mata Anda. Berbaringlah dan letakkan handuk di atas mata selama 2-7 menit. Anda dapat mengulangi proses ini berulangkali.
    – Anda juga dapat  mengkompres dingin (seperti es) atau menggunakan kantung teh bekas pada mata Anda. Kantung teh mengandung tanin yang membantu menghambat pembuluh darah serta meredakan pembengkakan  pada mata yang mengakibatan mata mudah tegang.
    – Jangan letakkan irisan timun pada mata Anda karena berisiko kontaminasi oleh bakteri.
  2. Ubah pencahayaan Anda. Matikan cahaya yang menyilaukan, lampu tambahan, atau bola lampu berpendar. Lampu-lampu ini membuat mata bekerja lebih keras untuk menyesuaikan diri dan mata yang lama terpapar cahaya terang akan terlalu merangsang mata serta badan.
    Menciptakan lingkungan pencahayaan yang nyaman dengan mengganti bola lampu ke lampu bercahaya lembut/hangat.
  3. Sesuaikan tingkat kesilauan, kecerahan dan kontras dari layar monitor Anda. Jika anda bekerja ataupun sedang belajar di depan komputer dalam waktu yang lama, pastikan layar monitor tidak terlalu dekat dengan kedua mata anda. Gunakan pengaturan kecerahan dan kontras sampai Anda dapat melihat layar dengan nyaman. Semua cahaya kuat harus membentuk sudut 90 derajat dengan monitor guna mengurangi pantulan cahaya terang yang langsung masuk menuju ke mata anda.

Nah, Sekarang Anda sudah tahu penyebab pusing pada sekitar area mata Anda. Alangkah baiknya konsultasikan mata Anda lebih awal supaya terhindar dari berbagai penyakit mata di atas. Jika ingin konsultasi seputar kesehatan mata bisa langsung menghubungi dokter sepesialis mata Atau langsung saja ke rumah sakit atau puskermas terdekat untuk memeriksakan diri ke dokter spesialis mata.

Share via
Copy link
Powered by Social Snap